Highspace’s Blog

masterpiece

meninggalkan kebekuan

saatnya mata ini dibiarkan melihat lebih dalam lagi, kedepan arahkan pandangan anda pada satu titik teruslah pandangi sampai tatapan anda itu kuat.
saudaraku..sering sekali kita hanya berjalan tertunduk lemas dan tak berani menatap tajam apa yang ada di depan kita, sehingga luapan emosi sering menutup jiwa kita karena mata kita terbiasa menunduk ke dalam. bukankah kita diberikan anugerah mata untuk dimanfaatkan maksimal? salah satu yang menjadi bagian dari kesuksesan adalah keberanian untuk menatap..inilah yang sering kita abaikan selama ini. keberanian maksud dari tulisan ini, kita lebih percaya kepada paririmbon daripada Allah, kita lebih percaya kebiasaan kita hari ini atau prestasi hari ini tanpa pernah berusaha esok itu adalah milik kita. inilah jika ketidakberanian menjadi raja dalam jiwa kita maka apapun tujuannya tidak akan pernah tercapai

September 29, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

The Teens: Between Passion and Patience

Abstrak Remaja adalah sebuah wilayah perbincangan yang tak kunjung usai, karena pembahasan ini adalah sesuatu yang unik. Mengapa? Karena selalu menampakan aspek kejiwaan yang merupakan batu loncatan menuju proses kedewasaan , meski dalam wacana islam tak dikenal istilah remaja karena dalam kacamata islam manusia setelah proses anak-anak adalah menjadi dewasa (akhil baligh). Sedangkan barat membagi periodik manusia menjadi anak-anak, remaja, dan dewasa. Jadi sebuah persepsi bersebrangan yang begitu mempesona untuk dibahas. Keyword: Remaja, kejiwaan(emosi),pandangan psikohumanistik A. Pendahuluan Judul diatas mungkin akan memberikan efek mengerutkan dahi? Ya itulah jika kita akan menganalisa psikologi perkembangan, menarik dan membuat kita ingin tak mau meninggalkan kajian ini. Semakin dalam kita mempelajari bahasan ini maka kita akan merasa semakin penasaran, namun dengan semakin kuatnya kita menguasai bahasan ini maka tergantung dari si pengguna apa mau dipakai kebaikan atau kejahatan. Maksudnya? Karena bahasan ini titik sasarannya adalah jiwa-jiwa dari pemuda, jika dipakai untuk kejahatan maka akan hilang sebuah peradaban dan jika dipakai untuk kebaikan malah akan semakin mengokohkan peradaban. Dari judul , kita hanya akan membahas sekelumit bahasan tentang remaja yakni bahasan antara passion dan patience. Passion disini maskudnya adalah gelora(kecenderungan) manusia pada kisaran fase remaja dan untuk patience maksudnya adalah tentang seberapa hebat kekuatan jiwa untuk melewati fase ini. B.Pembahasan ”Fase manusia pada saat remaja begitu labil” begitulah pendapat para pakar psikohumanistik. Ungkapan itu memang ada benarnya, karena memang kondisi jiwa pada fase ini begitu rentan. Manusia pada fase ini begitu ”terbawa arus” karena memang merupakan masa peralihan dari sebuah fase satu ke fase selanjutnya, peralihan dari fase anak-anak menuju ke fase dewasa. Ketika peralihan itu manusia masih terus mencari identitas/eksistensi dirinya dengan lingkungan sekitar, bahkan terkadang di suatu saat bisa terjadi tiitk ekstrim dalam menunjukan jati dirinya. Sering kita mendengar informasi yang menyatakan bahwa terjadinya kenakalan remaja atau di satu sisi remaja yang sarat prestasi atau remaja yang depresi karena masalah sepele atau juga remaja yang mampu menjadi agen sosial yang baik, semua itu merupakan aspek-aspek yang selalu ada di jiwa manusia namun tergantung kekuatan menahan yang jelek untuk jadi baik atau sebaliknya. Anis Matta menggambarkan dengan baik dalam bukunya Membentuk Karakter Cara Islam yakni : pada usia 11-15 tahun manusia pada fase perilaku berkesadaran yaitu: a. sejalan dengan perkembangan intelektualitasnta yang semakin rasional, maka anak juga mulai memperlihatkan perilaku yang mengakar pada kesadarannya. b. Anak-anak memperlihatkan keluwesan dalam berperilaku c. Pennilaian baik-buruk mulai lepas dari egosentrisnya dan berpindah ke penilaian akan dampak perilakunya terhadap proses adaptasi sosialnya d. Perilaku mulai memasuki tahap habit(kebiasaan) dan akan menjadi karakter. e. Mulai berorientasi masa depan Sedangkan pada tahap usia 15 tahun ke atas, manusia menuju fase kontrol internal atas perilaku dengan ciri a. menguatnya kesadaran akan nilai kebenaran, kebaikan dan keindahan, dan mulai memberi arah dan pedoman bagi perilaku dan kehidupannya secara umum b. tanggung jawab yang tinggi kepada Allah c. nilai-nilai individu dan sosial mulai terintegrasi secara utuh dalam kepribadiannya d. perilakunya sudah mengakar kuat dalam kesadarannya, dan cenderung tetap sehingga garis –gasris dasar kepribadiannya mulai tampak jelas. Menurut saya itulah gambaran manusia yang normalnya seperti itu, namun dalam tataran realitas lingkungan juga memberi dampak yang cukup signifikan dalam perkembangan dirinya, manusia menjadi terdistorsi akan sikap-sikap fitrahnya yang sejak lahir terlihat, manusia yang sejak lahir tertanam sifat-sifat mengakui Allah bahkan menjadi hilang sama sekali ketika ia dewasa kelak. Itu sekali lagi saya katakan bahwa fase manusia pada remaja ini begitu rentan dalam membentuk karakter kepribadiaanya, manusia yang masa remajanya sudah terbina untuk menjadi penjahat maka akan sulit sekali untuk merubahnya menjadi manusia yang berkarakter baik pada saat selanjutnya, inilah yang harus diwaspadai inilah yang harus di selamatkan..

September 27, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

September 22, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Lihat..dan nikmatillah

cobalah sejenak untuk melihat..kemudian pandanglah lebih dekat kemudian nikmatilah itulah yang terkadang sulit kita lakukan, kita terkadang suka lebih cepat menafsirkan bahwa apa yang kita pandang itu tak berharga. Allah telah menciptakan sgala sesuatu itu dengan ukuran yang terbaik, cobalah berfikir jika semua sama maka tak ada yang menarik dan kita pun akan terjebak ke dalam sebuah asumsi yang membosankan. Inilah yang terkadang sulit membawa jiwa kita untuk mengakui apa yang kita lihat, kita memandang belum tentu membawa kesejukan itu karena hati kitanya yang tak mampu terbuka. jika sedikit saja kita buka hati kita dan di awali dengan kalimat baik seperti masya Allah, subhanallah tentu akan lain bahkan bisa jadi kita berucap astagfirullah semua itu karena kita sudah mampu menempatkan jiwa kita pada sebuah ketundukan ilahiah. maka lihatlah dan nikmatilah…

September 22, 2009 Posted by | Uncategorized | , | Leave a comment

Selamat ‘Idul Fitri 1430 H

Semoga Allah menjadikan kita menjadi pribadi yang muttaqien, yang selalu meluangkan lebih banyak waktu untuk Allah, yang selalu berkarya yang terbaik dan selalu tersenyum dengan segala ketetapan yang Allah gariskan. Amiin

Selamat Idul Fitri 1430 H, mohon maaf lahir dan batin

September 17, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

September 17, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

meniti karier

assalamu’alaikum
apa kabar semua? apakah kita semua memikirkan mengenai masa depan? tentu semua sepakat dengan jawaban ya pasti harus dipikirkan, kenapa ya padahal masa depan itu abstrak apalagi kita hanya mampu membaca apa yang dilihat oleh mata. Lalu mengapa begitu banyak orang mengatakan bahwa masa depan saya cerah, nah seperti ini harus diperdalam padahal kita semua tahu apakah ada jaminan masa depan kita cerah? berandai-andai jika bekerja di perusahaan anu akan kaya raya, jika menikah dengan si anu akan bahagia, apakah itu jaminan masa depan kita akan merekah? tidak..sekali lagi tidak..masa depan adalah abstrak namun kita disuruh mempersiapkan dengan baik. Persiapan terbaik adalah ketika judul kita dalam meniti karir adalah dimensi akhirat yang menjadi runutan awal, lihatlah para sahabat Rasul saw. begitu dahsyatnya melihat tawaran surga yang memang abstrak. Tapi karena dimensi ruhiyah yang tinggi maka kekayaan sebesar apapun akan di berikan untuk mendapatkan surga. Inilah yang seharusnya di bedah dan dikupas dalam-dalam oleh jiwa kita..esok kita akan berada di surga apa di neraka, apakah jika kita bekerja disana atau menikah dengannya apakah ada waktu untuk ibadah,kegiatan dakwah. bukan kemudian aspek dunia yang menjadi awalan. Saudaraku masalah rezeki itu mudah jika engkau memang ikhlas melakukan sesuatu untuk Allah lihatlah dunia itu akan tunduk di tanganmu !!! Maka pilihlah karir yang membuat kita semakin dekat dengan Allah, Rasul saw, dan umat ini

September 6, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , | Leave a comment

menikmati episode kehidupan

episode kehidupan..itulah perjalanan hidup manusia meniti tangga kehidupan dari mulai tak bisa berbuat apa-apa sampai kembali tak bisa berbuat apa-apa. dan kemudian muncul pertanyaan bagaimana dengan kondisi ketika sedang dalam perjalanan? nah inilah tabiat-tabiat perjalanan yang pasti selalu ada dalam jiwa manusia, namun mengapa harus menjadi negatif ketika kita tau bahwa esok hari dalam perjalanan kita ini akan dihitung dan menjadi penentu kehidupan selanjutnya? sayang..sayang sekali kita terlalu berbicara dan berpanjang lebar seakan proses itu tidak akan berakhir tanpa pernah mau berfikir akhir nanti akan menjadi apa dan apa yang dibawa. episode kehidupan manusia akan selalu hadir tinggal kita berbicara apakah kita akan menikmati setiap episode yang akan dilewati?

September 4, 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , | Leave a comment