Memahami Islam
Assalamu’alaikum
Hati-hati dengan pemikiran dalam jiwa kita, karena salah-salah bisa menjebloskan diri pada petaka terbesar yakni di laknat Allah. Yang terbaik dalam memahami Islam adalah kembalikanlah semua itu pada tempatnya yang benar, jangan memahami Islam hanya dari logika berfikir, baca sana-sini lalu kemudian komentar sana-sini. Sempit sekali jika kemudian kita menggambarkan bahwa diri kita adalah objek kebenaran, lalu serta merta mencemooh ulama yang kompetensinya sudah luar biasa. BUkan pula menganggap ulama itu terbebas dari kesalahan namun apakah diri kita yang masih berstatus pelajar sudah berani mengatakan ulama ini salah padahal ia sudah menelurkan ribuan kitab, hafidz Al Qur’an, hafal hadits?
inilah sempitnya wawasan kita, hanya karena ada sebuah kesalahan kecil menjadikan itu semua di generalisir. luar biasa buruknya perangai kita, padahal ulama itu pewaris nabi. satu-satunya cara membenahi adalah dengan kembali menempatkan pada proporsi yang sebenarnya
No comments yet.
Leave a Reply
-
Archives
- September 2011 (1)
- June 2010 (5)
- April 2010 (5)
- March 2010 (1)
- October 2009 (1)
- September 2009 (8)
- July 2009 (3)
- April 2009 (6)
- February 2009 (2)
- January 2009 (6)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS



