Surat Cinta untuk Abah dan Mamah
assalamu’alaikum
Apa kabar? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dengan diberikan limpahan keberkahan, diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan ini, aamiin.
Abah..Mamah, ananda kangen sekali ingin bertemu. namun apa daya ananda disini dalam kondisi yang tak memungkinkan untuk bertemu muka langsung. Abah..mamah..sesungguhnya ananda itu memendam rindu yang tak terkira dan rasanya ingin mencurahkan segala kegundahan yang terjadi. Abah..mamah..ananda tahu ini adalah ujian dari Allah SWT untuk mengukur seberap tebal iman dan juga keikhlasan ananda dalam menjalani ketetapan-Nya.
Abah..mamah..ananda juga meminta maaf bila selama ini komunikasi diantara kita kurang begitu lancar, namun begitulah adanya bukan karena ananda tak mau untuk bertegur sapa namun ananda ingin semua suasana sedang dalam kondisi tenang saja. Abah..mamah yang ananda cintai, mungkin akhir-akhir ini ada sikap ananda yang kurang berkenan..mohon maaf yang terdalam sekali. Tidak ada maksud ananda untuk membuat abah dan mamah tergerus pikirannya, namun ananda juga tahu kemungkinan besar sikap ananda kemarin membuat pikiran abah dan mamah tergerus.
Abah..mamah..mohon maaf baru melalui tulisan sederhana ini ananda memberikan klarifikasi, sekali lagi bukan karena tak ingin bertemu namun ananda tak ingin bertemu dalam kondisi sedang “panas”.
Abah..Mamah..maafkan ya..
No comments yet.
Leave a Reply
-
Archives
- September 2011 (1)
- June 2010 (5)
- April 2010 (5)
- March 2010 (1)
- October 2009 (1)
- September 2009 (8)
- July 2009 (3)
- April 2009 (6)
- February 2009 (2)
- January 2009 (6)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS



